Jatinegara — dulu Meester Cornelis — menyimpan salah satu kepadatan bangunan kolonial tertua di Jakarta Timur. Kami mengerjakan ukiran ornamen tangan untuk proyek restorasi heritage maupun elemen dekoratif baru, termasuk proyek di Bali Mester, Kampung Melayu, dan Bidaracina. Kirim foto ornamen asli atau gambar kerja, kami evaluasi replikasinya.
Sebelum bernama Jatinegara, kawasan ini dikenal sebagai Meester Cornelis pada era kolonial — menjadikannya salah satu wilayah dengan sejarah bangunan tertua di Jakarta Timur. Karakter Jatinegara hari ini kosmopolitan dan padat, campuran hunian dan bangunan komersial di sekitar Stasiun Jatinegara dan Pasar Jatinegara, dengan proporsi bangunan tua yang cukup tinggi dibanding kecamatan lain yang kami layani.
Kepadatan bangunan lama ini membawa jenis proyek yang khas: restorasi dan retrofit, bukan konstruksi baru dari nol. Ornamen ukir pada fasad, pilar, atau lisplank bangunan kolonial sering kali rusak atau hilang sebagian setelah puluhan tahun, dan replikasinya butuh tangan pengukir — bukan mesin — karena motif aslinya jarang simetris atau bisa didigitalkan.
Empat tipe pekerjaan ukiran yang paling relevan untuk karakter bangunan di Jatinegara — dari elemen struktural hingga panel restorasi penuh.
Untuk teras atau gerbang bangunan tua yang direnovasi — motif direplikasi sesuai referensi ornamen kolonial atau didesain baru sesuai gaya bangunan.
Elemen dekoratif penopang yang sering jadi titik kerusakan pertama pada bangunan tua — diukir ulang sesuai dimensi dan motif asli.
Detail tepi atap bergaya kolonial yang umum ditemukan di bangunan sekitar Bali Mester dan Kampung Melayu — presisi motif jadi kunci kecocokan visual dengan bangunan asli.
Untuk proyek restorasi heritage penuh — panel custom direplikasi dari sampel fisik atau foto ornamen yang masih tersisa pada bangunan.
Workshop kami berada di Duren Sawit — berikut estimasi jarak dan waktu tempuh ke Jatinegara yang sudah terverifikasi.
Ya. Ukiran tangan cocok untuk restorasi heritage karena motif lama pada bangunan kolonial umumnya tidak simetris sempurna dan tidak bisa didigitalkan untuk mesin CNC — pengukir kami mereplikasi detail berdasarkan sampel atau foto ornamen asli.
Ya. Bali Mester, Kampung Melayu, dan Bidaracina termasuk dalam Kecamatan Jatinegara yang rutin kami layani, termasuk area dengan bangunan tua di sekitar Stasiun Jatinegara dan Pasar Jatinegara.
Jati untuk ornamen eksterior dan interior premium, Kamper untuk motif klasik tradisional, kayu Duren khusus untuk detail ukiran halus yang jadi favorit tukang ukir, dan Sungkai untuk ornamen dekoratif interior.
Lead time standar 3–5 hari kerja setelah desain/sampel motif dan spesifikasi dikonfirmasi. Untuk proyek restorasi dengan motif kompleks, waktu bisa disesuaikan setelah kami melihat detail ornamen yang direplikasi.
Bisa. Kirim foto kondisi ornamen asli (termasuk bagian yang masih utuh sebagai referensi motif) via WhatsApp, dan tim kami akan mengevaluasi kemungkinan replikasi manual.
Punya proyek restorasi dengan motif spesifik atau ornamen yang butuh direplikasi dari sampel fisik? Konsultasikan langsung dengan tim kami.
Tanya Langsung via WhatsApp →* Sistem pickup. Tidak ada layanan antar dari workshop. Gunakan jasa ekspedisi atau armada Anda.
Kontraktor restorasi bangunan tua di Jatinegara, Bali Mester, atau Kampung Melayu — kirim foto ornamen asli atau gambar kerja via WhatsApp. Kami evaluasi kemungkinan replikasi dan hitung estimasi produksi tanpa biaya konsultasi.